Thursday, October 8, 2009
Tuhanku
Jadikan hambaMu ini muridMu
HambaMu terus mencari
Namun semakin hari terasa hampa
Mungkin kerana dosa hambaMu yang lalu
Atau belum masanya kurniaanMu
Tetapi hamba tetap pasrah
Kembali dan berserah
Air wudhu' membasahi wajah hambaMu
AnugerahMu jua nur kasih sayang Mu
Pinta dan mohon hambaMu
Dari Mu Kepada Mu
Untuk Mu Kerana Mu
Atas Mu segalanya
Dengan Mu kehendak Mu
Jauhkan hambaMu dari selain Mu
Manisnya Iman anugerah Mu
Hati hamba Mu masih terbelenggu
Jiwa hamba Mu sering bercelaru
Kalam Mu penyejuk kalbu
Nur Mu penenang sendu
KasihMu hamba di sini
di sisiMu hamba kembali
untuk selama-lamanya
abadi ......
Tuesday, June 16, 2009
Do'a Akasyah
Dengan Asma' Allah yang menyinari sinar diatas sinar, Segala puji bagi Allah Pencipta nur dan menurunkan kitab Taurat diatas gunung Thurdi dalam kitab yang tertulis, Segala Puji bagi Allah Yang Disebut kaya dengan kemulyaan dan keagungan yang dikenal dan atas senang dan susah yang disyukuri dan segala puji bagi Allah yang menciptakan langit dan bumi dan menjadikan gelap dan terang, kemudian orang-orang kafir kepada Tuhannya dan berpaling.
Kaf Ha Ya 'Ain Shaad, Ha Mim 'Ain Sin Qaf, hanya kepada-Mu lah kami menyembah dan memohon pertolongan, hai Dzat Yang Hidup Tegak Kokoh, Allah Yang sangat belas kasihan kepada hamba-Nya memberi rizki kepada siapa saja yang dia kehendaki, Dia sangat kuat dan mulia, hai Dzat Yang mencukupi segala sesuatu, cukupilah aku dan palingkanlah dariku segala sesuatu dengan kekuasaanMu yang baik, bahwasanya Engkau berkuasa atas segala-galanya.
Ya Allah, Dzat Yang banyak pemberiannya dan Yang selalu bertemu, Yang bagus perbuatannya, Pemberi rizki hamba-hambaNya pada setiap keadaan, hai Dzat Pencipta pertama kali dengan tidak melalui contoh, hai Dzat yang langgeng, yang tidak akan binasa, selamatkanlah kami dari kufur dan tersesat dengan : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.
Ya Allah, seandainya kufur/rasa bimbang dan ragu masuk dalam keimananku kepada Engkau sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.
Ya Allah, seandainya kufur masuk kedalam keislamanku kepada Engkau sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.
Ya Allah, seandainya rasa bimbang dan ragu masuk ke dalam ketauhidanku terhadap Engkau, sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.
Ya Allah, seandainya rasa sombong, takabur,riya' dan sum'ah / menonjolkan diri dan kekurangan di dalam amal perbuatanku bagi Engkau masuk ke dalam hatiku sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.
Ya Allah, seandainya sifat dusta, pengumpat, mengadu domba dan pembohong berjalan pada mulutku sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.
Ya Allah, seandainya di dalam hatiku terlintas rasa was-was sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.
Ya Allah, seandainya rasa penyerupaan dan lalai masuk ke dalam ma'rifatku kepada Engkau sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.
Ya Allah, seandainya rasa nifak, dosa-dosa besar dan kecil masuk ke dalam hatiku maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.
Ya Allah, seandainya sifat riya' masuk ke dalam amal perbuatanku dan perkataanku sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.
Ya Allah, kejahatan-kejahatan yang telah aku perbuat sedang aku tidak tahu atau tahu, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.
Ya Allah, kebaikan-kebaikan yang Engkau kehendaki bagiku, lalu aku tidak dapat mensyukuri sedang aku tidak tahu atau tahu, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.
Ya Allah, hal-hal yang telah Engkau takdirkan kepadaku, lalu aku tidak bergembira atau tidak menerimakannya sedang aku tidak tahu atau tahu, maka bertaubatlah aku dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.
Ya Allah, kenikmatan-kenikmatan yang telah Engkau berikan kepadaku, lalu aku salah gunakan, durhaka kepadamu sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.
Ya Allah, kenikmatan-kenikmatan yang telah Engkau kuasakan kepadaku, lalu aku tidak bersyukur kepada Engkau sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.
Ya Allah, kebaikan-kebaikan yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan aku tidak memujiMu, sedang aku tidak tahu atau tahu, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.
Ya Allah, berfikir dalam kekuasaanMu yang Engkau ciptakan terhadapku, lalu aku menutup mata, sedang aku mengetahui atau tidak, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.
Ya Allah, perbuatan-perbuatan yang aku lakukan sepanjang umurku, lalu Engkau tidak ridha, sedang aku mengerti atau tidak, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.
Ya Allah, amal perbuatanku yang Engkau perpendek di dalam mengharap-harap rahmatMu, sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.
Ya Allah, jika aku bergantung kepada selain Engkau di dalam menghadapi kepayahan-kepayahan, sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.
Ya Allah, jika aku memohon pertolongan kepada selain Engkau, dalam kecelakaan dan bahaya, sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.
Ya Allah, urusan-urusanku yang telah Engkau baguskan dengan anugerah Engkau dan pandanganku salah, sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.
Ya Allah, jika aku tegelincir menyimpang dari jalan lurus (shirat), karena memohon kepada selain Engkau, sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.
Ya Allah, Yang Hidup tegak kokoh, Yang memiliki rahmat dan banyak anugerahNya, banyak memberi dan Pemilik kerajaan, Tidak ada Tuhan yang lain kecuali Engkau, maha suci Engkau, bahwasanya aku menganiaya diri sendiri, (firman Allah) :
"Lalu Kami kabulkan dan Kami selamatkan dia dari kesusahan, demikianlah Kami menyelamatkan orang-orang beriman"
Zakariya ketika menyeru tuhannya, ya Tuhanku:
"Janganlah Engkau tinggalkan aku sendiri, Engkaulah waris yang paling baik".
Ya Allah, dengan hak La ila ha illallah dan kemuliaannya, hak kursi dan keluasannya, hak 'Arsy dan keagungannya, hak kalam dan berjalannya, hak Lauh Mahfudh dan penjaga-penjaganya, hak Timbangan (Mizan) dan dua matanya, hak Shirat dan kelembutannya, dengan hak Jibril dan kejujurannya, hak Mikail dan belas kasihnya, hak Israfil dan terompetnya, hak Izrail dan terpilihnya, hak Ridlwan dan surganya, hak Malik dan nerakanya, hak Adam dan terpilihnya, hak Ibrahim dan terpilihnya sebagai khalilullah, hak Ishak dan keagamaannya, hak Isma'il dan disembelihnya, hak Ya'kub dan kedukaannya, hak Yusuf dan terasingnya, hak Musa dan ayat-ayatnya, hak Harun dan kehormatannya, hak Hud dan kewibawaannya, hak Shaleh dan untanya, hak Luth dan pemikirannya, hak Yunus dan ajakannya, hak Danial dan kerahmatnya, hak Zakariya dan kesuciannya, hak Isa dan kejiwaannya dan dengan hak Muhammad yang terpilih menjadi kekasihNya dan dengan syafa'at 'Udhmanya SAW.
Ya Allah, Yang Hidup, tidak ada Tuhan yang lain kecuali Engkau, Maha Suci Engkau, bahwasanya aku termasuk orang-orang yang menganiaya diri, (Firman Allah); Lalu kami mengabulkannya dan menyelamatkannya dari kesusahan, demikianlah Kami menyelamatkan orang-orang yang beriman. Tidak ada Tuhan yang lain kecuali Allah, kepadaNya aku bertawakkal, Dia pengurus 'Arsy yang Agung. Allah-lah yang mencukupi aku, sebaik-baik Pelindung, Pengurus dan Penolong. Tidak ada daya kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi dan Agung.
Ya Tuhan kami, berilah kebaikan kepada kami di dunia dan akherat, serta peliharalah kami dari siksa api neraka. Shalawat Allah tetapkanlah kepada sebaik-baik makhlukNya, cahaya 'ArsyNya yaitu junjungan kami , Nabi dan pemberi syafaat bagi kami Muhammad SAW, keluarga dan para sahabat beliau semua dengan rahmatMu hai Dzat Yang paling belas kasihan. Amin (Semoga Allah mengabulkan permohona kami ini, hai Dzat yang mengurus alam semesta).
Bulan Rejab

Bulan Rejab bulan yang dihadiahkan Allah untuk hambaNYA memberi khidmat yang terbaik demi keranaNYA. Dinamkan bulan Allah kerana penuh rahmat diliputi keindahan dan berkat.Rahmat Allah turun dalam bulan barakah ini menaungi seluruh hambaNYA yang mahu berpuasa meskipun hanya sehari dan bertahajjud kendatipun dua rakaat di malam hari.
Antara amalan-amalan yang sering dilakukan ketika bulan Rejab ini menurut baginda Nabi SAW adalah:
1. Berpuasa di siangnya kerana Allah
2. Melebihkan bersalawat ke atas baginda Nabi Muhammad SAW
3. Zikir
4. Solat Sunat
5. Bersedekah
6. Tilawah Al-Quran
7. Menuntut Ilmu
8. Beramal kebajikan
9. Bersilatur rahmi
Tuesday, June 9, 2009
Tersirat dan tersurat
LELAKI
Lelaki bujang kena tanggung dosa sendiri apabila sudah baligh manakala dosa gadis bujang ditanggung oleh bapanya.
Lelaki berkahwin kena tanggung dosa sendiri, dosa isteri, dosa anak perempuan yang belum berkahwin dan dosa anak lelaki yang belum baligh..
BERATKAN?
Hukum menjelaskan anak lelaki kena bertanggung jawab ke atas ibunya dan sekiranya dia tidak menjalankan tanggung jawabnya maka dosa baginya terutama anak lelaki yang tua, manakala perempuan tidak, perempuan hanya perlu taat kepada suaminya. Isteri berbuat baik pahala dapat kepadanya kalau buat takbaik dosanya ditanggung oleh suaminya. BERATKAN??
Suami kena bagi nafkah pada isteri, ini wajib tapi isteri tidak. Walaupun begitu isteri boleh membantu. Haram bagi suami bertanya pendapatan isteri lebih-lebih lagi menggunakan pendapatan isteri tanpa izin ini.
Banyak lagi lelaki lebih-lebih lagi yang bergelar suami perlu tanggung Kalau nak dibayangkan beratnya dosa-dosa yang ditanggungnya seperti gunung dengan semut. Itu sebabnya mengikut kajian nyawa orang perempuan lebih panjang daripada lelaki. Lelaki m ati cepat kerana tak larat dengan beratnya dosa-dosa yang ditanggung (ikut kajian laa..)
Tetapi orang lelaki ada keistimewaannya yang dianugerah oleh Allah SWT. Ini orang lelaki kena tahu, kalau tak tahu kena jadi perempuan. Begitulah kira-kiranya.
WANITA :
Auratnya lebih susah dijaga berbanding lelaki. P erlu meminta izin dari suaminya apabila mahu keluar rumah tetapi tidak sebaliknya. Saksinya kurang berbanding lelaki. Menerima pusaka kurang dari lelaki. P erlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak. Wajib taat kepada suaminya tetapi suami tak perlu taat pada isterinya.
Talak terletak di tangan suami dan bukan isteri.
Wanita kurang dalam beribadat kerana masalah haid dan nifas yang tak ada pada lelaki.
P ernahkah kita lihat sebaliknya??
Benda yang mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan di tempat yang tersorok dan selamat. Sudah pasti intan permata tidak akan dibiar bersepah-sepah bukan? Itulah bandingannya dengan seorang wanita.
Wanita perlu taat kepada suami tetapi lelaki wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama dari bapanya. Bukankah ibu adalah seorang wanita?
Wanita menerima pusaka kurang dari lelaki tetapi harta itu menjadi milik peribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, manakala lelaki menerima pusaka perlu menggunakan hartanya untuk menyara isteri dan anak-anak.
Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi setiap saat dia didoakan oleh segala haiwan, malaikat dan seluruh makhluk ALLAH di mukabumi ini, dan m ati nya jika kerana melahirkan adalah syahid kecil. Manakala dosanya diampun ALLAH (dosa kecil).
Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabkan terhadap 4
wanita ini: isterinya, ibunya, anak perempuannya dan saudara perempuannya.
Manakala seorang wanita pula, tanggungjawab terhadapnya ditanggung oleh 4
org lelaki ini: suaminya, ayahnya, anak lelakinya dan saudara lelakinya.
Seorang wanita boleh memasuki pintu Syurga melalui mana-mana pintu Syurga
yg disukainya cukup dengan 4 syarat sahaja: sembahyang 5 waktu, puasa
di bulan Ramadhan, taat suaminya dan menjaga kehormatannya.
Seorang lelaki perlu pergi berjihad fisabilillah tetapi wanita jika taat
akan suaminya serta menunaikan tanggungjawabnya kepada ALLAH akan turut
menerima pahala seperti pahala orang pergi berperang fisabilillah tanpa
perlu mengangkat senjata.
MasyaALLAH...sayangnya ALLAH pada wanita ...
Seorang wanita adalah pelengkap dan sememangnya istimewa di sisi seorang
lelaki, tetapi ingatlah wahai lelaki...kamu sebenarnya adalah istimewa
disisi Allah, maka dengan sebab itu DIA mengangkat kamu menjadi
pemimpin...maka dengan keistimewaan itu,JAGALAH dan HARGAILAHwanita
sebaik-baiknya...supaya kelak masing2 lelaki dan wanita dapat pulang
mengadap Allah dalam keadaan istimewa disisiNYA..
"Berpeganglah kamu sekelian dengan tali Allah dan janganlah kamu
berpecah-belah, dan ingatlah nikmat Allah atas kamu, seketika kamu
bermusuh-musuhan telah dipersatukanNya h ati kamu semuanya, sehingga dengan
segera kamu telah menjadi bersaudara dengan sebab nikmatNya.(Ali-Imran:103)
P ada hari itu (hari qiamat) manusia diberitahu akan segala yang telah dikerjakannya dan yang telah ditinggalkan.
Bahkan manusia,itu, anggotanya menjadi saksi terhadap dirinya sendiri, walaupun dia berperi-peri memberikan alasan untuk membela diri "
Hikmah sujud -
Sujud lega sistem pernafasan
Mungkin ramai di kalangan umat Islam tidak sedar mengenai pelbagai hikmah
yang tersembunyi ketika sujud. P ada hal, kita perlu sedar bahawa tiada suatu
pun ciptaan dan suruhan Allah s.w.t. yang sia-sia, malahansetiap ciptaan itu mempunyai kelebihan yang selalunya tidak terjangkau akal manusia.
Manusia melakukan sujud dalam dua bentuk, iaitu sujud fizikal seperti ketika
bersolat dan sujud spiritual berbentuk ketaatan kepada perintah Allah s.w.t.
dan menjauhi larangannya.
Ulama mengatakan sujud ketika solat adalah waktu manusia paling hampir
dengan Allah s.w.t. dan mereka menggalakkan kita bersujud lebih lama.
Antara hikmah lain sujud adalah melegakan sistem pernafasan danmengembalikan kedudukan organ ke tempat asalnya. Bernafas ketika sujud pulaboleh:
- membetulkan kedudukan buah pinggang yang terkeluar sedikit dari tempatasalnya.
- membetulkan pundi peranakan yang jatuh.
- melegakan sakit hernia. (burut)
- mengurangkan sakit senggugut ketika haid.
- melegakan paru-paru daripada ketegangan...
- mengurangkan kesakitan bagi pesakit apendiks atau limpa.
- kedudukan sujud adalah paling baik untuk berehat dan mengimbangkan
lingkungan bahagian belakang tubuh.
- meringankan bahagian pelvis.
- memberi dorongan supaya mudah tidur.
- menggerakkan otot bahu, dada, leher, perut serta punggung ketika akan
sujud dan bangun daripada sujud.
- pergerakan otot itu menjadikan ototnya lebih kuat dan elastik,secara
autom ati k memastikan kelicinan perjalanan darah yang baik.
- bagi wanita, pergerakan otot itu menjadikan buah dadanya lebih baik,mudah
berfungsi untuk menyusukan bayi dan terhindar daripada sakit
buah dada.
- mengurangkan kegemukan.
- pergerakan bahagian otot memudahkan wanita bersalin, organ peranakan mudah
kembali ke tempat asal serta terhindar daripada sakit gelombang
perut(convulsions).
- organ terpenting iaitu otak manusia menerima banyak bekalan darah dan
oksigen.
- mengelakkan pendarahan otak jika tiba-tiba menerima pengepaman darah ke
otak secara kuat dan mengejut serta terhindar penyakit salur darah dan
sebagainya.
Dari segi psikologi pula, sujud membuatkan kita merasa rendah diri di
hadapan Yan g Maha P encipta sekaligus mengikis sifat sombong, riak,
takbur dan sebagainya.
Dari segi perubatan, kesan sujud yang lama akan menambahkan kekuatan aliran
darah ke otak yang boleh mengelakkan pening kepala dan migrain, menyegarkan
otak serta menajamkan akal fikiran sekali gus menguatkanmentality seseorang.
Menurut kajian, terdapat beberapa urat saraf di dalam otak manusia yang
tidak dimasuki darah sedangkan setiap inci otak manusia memerlukan
darah yang cukup untuk berfungsi secara normal dan sempurna.
Tujuh kalimat
Sabda Rasulullah S.A.W
" Barang siapa hafal tujuh kalimat, ia terpandang mulia di sisi Allah dan
Malaikat serta diampuni dosa-dosanya walau sebanyak busa/buih laut "
1. Mengucap Bismillah pada tiap-tiap hendak melakukan sesuatu.
2. Mengucap Alhamdulillah pada tiap-tiap selesai melakukan sesuatu.
3. Mengucap Astagfirullah jika lidah terselip perkataan yang tidak patut
4. Mengucap Insya Allah jika merencanakan berbuat sesuatu di hari esok.
5. Mengucap La haula wala kuwwata illa billah jika menghadapi sesuatu tak
disukai dan tak diingini.
6. Mengucap inna lillahi wa inna ilaihi rajiun jika menghadapi dan menerima
musibah.
7. Mengucap La ilaha illa Allah Muhammad Rasulullah sepanjang siang malam
sehingga tak terpisah dari lidahnya dari tafsir hanafi, mudah-mudahan ingat,
walau lambat-lambat mudah-mudahan selalu, walau sambil lalu mudah-mudahan
jadi bisa, karena sudah biasa
Sekarang anda mempunyai 2 pilihan
1. Biarkan E-mail ini tetap dalam mailbox anda. Insya Allah tidak akan ada
sesuatu yang terjadi pada diri anda.
2. Forward E-mail ini ke sejumlah orang yang anda kenal dan Insya Allah
ridha Allah akan dianugerahkan kepada setiap orang yang anda kirim.
AMIN.
Surah Al-Munaafiquun : Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu lalai (lengah) kerana hartabenda dan anak-anakmu daripada menging ati Allah (sembahyang lima waktu). Barangsiapa memperbuat demikian itu, maka mereka orang yang merugi.
Ayat : 9 Allah tiada akan memberi tempoh kepada seorang bila telah sampai ajalnya. Allah Maha Mengetahui tentang apa yang kamu kerjakan.
Ayat : 11 P ara Ulama' berpesan untuk kita jadikan pegangan: Barangsiapa meninggalkan solat Maghrib, dosanya seperti berzina dengan ibunyasendiri bagi yang lelaki dan berzina dengan bapanya sendiri bagi yang perempuan!
Jadi, apakah bezanya sumbang mahram dengan meninggalkan solat Maghrib?
Meninggalkan solat Isya', maka Allah tidak redha ia hidup di bumi-Nya. Bermakna, setiap langkah kita tidak mendapat pelindunganNya di dunia ini.
Dan lebih malang bila kita diazab di dunia yang lain nanti (akhirat). Meninggalkan solat Subuh akan disiksa selama 60 tahun (waktu akhirat) di
dalam neraka.
P erlu kita ingat bahawa azab yang paling ringan adalah sepertimana azab yang dikenakan kepada bapa saudara Rasulullah saw yang mana apabila dipakaikan kasut dari neraka maka mendidihlah sampai ke otaknya.
Selama ini kita baru dapat bayangkan bagaimana air mendidih saja.... Meninggalkan solat Zohor diibaratkan seperti meruntuhkan Ka'abah Kalau
begitu sepanjang hidup kita ini tak payahlah berangan-angan untuk menunaikan haji. Itu adalah suatu perkara yang amat mudah...
Satu kali meninggalkan solat Asar sama dosanya dengan membunuh 1000 orang Islam.
Kat dunia ni bolehlah jadi sekutu P residen Bush, tak payahlah kutuk dia lagi kat dunia ni...Kita dengan dia (Bush) sama saja.
Rasulullah saw ada menyebut, tinggalkan solat adalah Kafir yang nyata.
Yan g benar itu adalah dari Allah swt dan yang kurang itu adalah dari kelemahan saya yang nyata.
Monday, June 8, 2009
Manusia Berakal
Namun akal kurniaan Illahi ini tidak mungkin menjadi pengawal terbaik tanpa ilmu. Di sebalik akal yang sempurna tidak dapat tidak manusia tidak lepas daripada hasutan juga godaan nafsu dan syaitan yang sentiasa mengajak manusia ke arah maksiat dan kekufuran.
Apakah yang dikatakan manusia berakal dan bagaimana pula manusia tiada akal?
Jawapan kepada persoalan di atas hanya dapat ditentukan dengan ilmu yang manusia itu sendiri dalami dan beramal secara istiqamah melaksanakan tuntutan ilmu di sepanjang waktu dan ketika. Manusia mudah lupa dan lalai dengan tipudaya dunia dan segala isinya. Seluruh alam ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah dihiasi dengan keindahan serta warna warni makhluk ditambah nilai oleh syaitan agar manusia terpesona dan terkesima dengan pandangan dan kepelbagaian rentak tari songsang menarik manusia jauh dari mengesakan Allah.
Ada 14 perkara bagi manusia berakal:
1. meninggalkan kemuliaan dunia
2. meninggalkan takabbur
3. suka berbual ibadat
4. suka beramal kebajikan
5. benci kepada amal kejahatan
6. kasih dan beradab kepada 'alim ulama'
7. membalas jasa bakti orang lain kepadanya
8. bersegera membayar hutang
9. meninggalkan marah
10. pemurah bersedekah dan manis mulut serta wajah
11. mengasihi kaum kerabat
12. tiada mahu menjamah makanan daripada sumber haram
13. mahu terkena (tiada mengapa jika tertipu) tetapi tidak mahu mengena
14. benci kepada orang yang bermegah dan sombong
Manakala manusia yang tidak berakal sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW iaitu:
1. yang melebihkan dunia daripada akhirat
2. melebihkan harta daripada amal dan menuntut ilmu
3. mengumpulkan banyak harta tetapi kurang beramal
4. tiada mengetahui baik dan jahat
5. tiada mengetahui awal dan akhir
6. tiada mengenal zahir dan batin
7. tiada mengingati hidup akan mati
8. hanya ingat harta, makan minum dan jimak
Oleh yang demikian hindarkan diri kita daripada sifat-sifat manusia yang tidak berakal. Dunia yang kita lalui hanyalah sementara paling lama kita mungkin diberi umur hanya 100 tahun. Paling lama kita boleh mengumpul harta hanya 30 tahun. Sihat kita mungkin 20 tahun. Muda kita 40 tahun. Umur tua 60 ke 80 tahun. Namun berakalkah kita seandainya keseluruhan 30 tahun mengumpul harta yang sentiasa susut tidak kita jadikan harta tersebut sebagai bekal kita di akhirat negeri abadi tanpa henti. Berakalkah kita seandainya 20 tahun kesihatan tubuh anugerah Allah diabaikan tanpa ruku' dan sujud kepada Maha Pencipta. Kita mungkin sihat pada umur 60 tahun namun masih bertenagakah? Kita mungkin kaya raya pada umur 70 tahun namun masih sihatkah? Persoalan yang mungkin jawapannya benar tetapi mungkin juga tidak.
Hakikat penciptaan manusia daripada setetes air mani yang hina terpancar dari tulang sulbi lelaki dan tulang dada wanita diperlengkapkan kejadian dengan roh pendengaran, penglihatan dan akal namun sedikit sekali manusia bersyukur.
Sedikit sekali manusia bersyukur menunjukkan manusia tidak berakal, hanya tubuhnya tubuh manusia tetapi akalnya seperti akal binatang atau lebih rendah tiada mengetahui bahawa hidup akan mati juga harta tiada dibawa ke kubur ditanam sekali bersamanya.
Alangkah bodoh dan jahilnya manusia! Diberi akal tidak difikirkannya. Diberi mata tidak dilihatnya. Diberi telinga tidak didengarnya. Diberi hati tidak diintainya. Diberi tubuh dihancurkannya. Diberi segala tiada dimengertikannya.
Fikirkanlah.
Thursday, May 21, 2009
Sufi
1. Jalan menuju Allah sama banyaknya dengan jumlah makhluk.
Namun jalan paling mudah dan singkat adalah berkhidmat
kepada sesama manusia, tidak mengganggu sesama
manusia, dan membahagiakan sesama manusia.
2. Selama egomu menyertaimu, engkau tak akan kenal Allah,
sebab ego tidak menyukai manusia universal.
3. Tak akan pernah seorang pun kehilangan harapan manakala
ia bertawakkal dan bersandar kepada Allah.
4. Barang siapa sepenuhnya menjadi milik Yang Maha Pemberi,
semua tindakannya adalah keramat.
5. Manusia sejati adalah orang yang bisa bergaul dengan orang
banyak tapi tidak pernah lupa mengingat Allah barang sesaat
pun.
6. Wali adalah mereka yang membaur(bercampur) dengan
penduduk, makan tidur bersama mereka, jual beli di pasar,
berperanan serta di dalam hubungan kemasyarakatan, dan tak
pernah lupa kepada Tuhan sejenak pun.
7. Jadilah seperti butiran debu yang menggelinding terbawa
sapu di bawah perintah sang pembimbing spiritual, dan jangan
seperti batu yang tertinggal.
8. Sufi adalah kejayaan di dalam kesengsaraan, kekayaan di
dalam kemiskinan, keagungan di dalam pengabdian, rasa
kenyang di dalam kelaparan, berpakaian di dalam
ketelanjangan, kebebasan di dalam perbudakan, dan
kehidupan di dalam kematian, serta kemanisan di dalam
kegetiran......para sufi adalah mereka yang puas akan segala
yang Tuhan lakukan agar Tuhan puas dengan apa yang mereka
lakukan.
9. Tentang keajaiban, suatu hari seseorang bercerita kepada
Abu Said bahwa ada seorang ahli mistik yang berjalan di atas
air. Kata Abu Said: "Kodok-kodok dan unggas pun berjalan di
atas air. "Orang itu berkata lagi bahwa si fulan, ahli mistik
lainnya, bisa terbang. Ia menjawab, "Burung-burung dan
serangga juga bisa terbang." Ketika diceritakan lagi bahwa ada
ahli mistik lainnya yang bisa pergi dari satu
dalam sekejap. Ia menjawab," Setan bisa bolak-balik dari timur
ke barat hanya dalam satu tarikan nafas."
10 Peraturan Sufi
1. Pengikut harus menjaga kebersihan pakaiannya dan harus
senantiasa dalam keadaan suci untuk berdoa. Aturan ini pada
dasarnya berlaku bagi umat Islam seluruhnya, karena
seseorang yang dalam keadaan kotor(najis) tidak
diperkenankan shalat, membaca al-Qur'an dan jenis ibadah
lainnya. Jika orang itu meninggal dalam keadaan tidak suci,
maka ia akan mendapat ganjaran hukuman di akhirat kelak.
2. Seseorang tidak diperkenankan duduk di tempat suci kalau
hanya berbincang-bincang tak menentu.
3. Shalat harus dilaksanakan secara berjamaah, terutama bagi
para pemula. (Walau shalat berjamaah berlaku hanya pada saat
shalat Jumat, namun orang Islam menganggap akan lebih
berpahala bila dilaksanakan secara berjamaah).
4. Dianjurkan untuk banyak-banyak berdoa, shalat tahajjud di
malam hari.
5. Pada saat subuh, penganut harus berdoa untuk mohon
ampunan.
6. Di waktu subuh ia harus membaca al-Qur'an, menahan diri
untuk tidak berbicara hingga matahari terbit.
7. Di antara dua shalat maghrib dan isya, pengikut harus
menyibukkan diri dengan zikir dan wirid yang dipimpin oleh
gurunya.
8. Ahli sufi harus menerima dengan tangan terbuka dan
merawat fakir miskin, serta orang yang dalam keadaan
kekurangan.
9. Tidak diperkenankan makan tanpa ada teman-teman seorang
diri dianggap tidak menyenangkan dan melanggar aturan;
menawarkan porsi yang sekalipun kecil kepada seorang
kaumnya yang lebih lapar adalah sangat terpuji.
10. Pengikut tidak diperkenankan pergi tanpa izin.
Aturan terakhir yang nampaknya tidak memiliki dasar yang jelas
dicanangkan oleh Abu Said karena ia amat sadar akan bahaya
yang terkandung dalam dunia mistik bila murid tidak dibimbing
dengan baik.
Pinta dan minta
Minta segala
Akan diberiNYA
Pintalah semua
Minta sekelumit rasa
Pasti didengarNYA
Pintalah ilmu
Minta secebis untukmu
Akan dilihatNYA
Pintalah tulus nurani
Minta halus budi
Pasti dianugerahNYA
Pintalah daya upaya
Minta kesinambungan tenaga
Akan disempurnakanNYA
Pintalah hati ceria
Minta senyuman mesra
Pasti diperkenankanNYA
Pintalah wajah bercahaya
Minta petah bicara
Akan dilaksanakanNYA
Pinta dan minta
Walaupun di mana
Di detik dan bila ketika
Meskipun berbeza taraf antara kita
Miskin mahupun kaya
Tua atau sianak desa
Cerdik atau tiada belajar
Dalam nestapa atau tawa suka
Untuk diri mahupun buat semua
sendiri atau gegak gempita
Di istana mahupun di pondok mamah usia
berdiri atau berlari
duduk mahupun bersimpuh
sakit atau sihat
dalam lapang mahupun waktu sempit
Pasti akan dimakbulkanNYA
Meskipun tidak di sini
Sedikit atau melimpah ruah
Akan diganjarkanNYA
Di sana negeri akhirat yang abadi
Kerana DIA Al-Wahhab
Allah As-Syakur
DIA Al-Malik
Ar-Rahman di dunia
Ar-Rahman di akhirat
Pinta dan minta
kepada Yang Maha Esa
Yang As-Shomad
luas ketidakterhinggaan perbendaharaanNYA
tidak seatom akan terluak
meskipun seisi dunia diberiNYA
Pinta dan minta
jangan berputus asa
dari Rahmat dan HidayahNYA
Istiqamahlah pinta dan minta
hingga akhir nyawa...
Wednesday, May 20, 2009
Cinta dengan cinta
Cinta ibarat anugerah yang tidak ternilai kepada manusia. Hakikat sebenar cinta bukan boleh sewenangnya diumpamakan dengan benda yang tampak pada kacamata tetapi makrifat cinta hanya Allah yang mengetahui dalam ilmuNya yang qadim.
Allah Yang Maha Pencinta menurunkan kalimat cinta yang teragong "la ilaha illa llahu" menafikan cinta makhluk namun peri kecintaan kepada makhluk ciptaanNya dihiasi cinta makhluk dengan CintaNya. Dalam kalimah agong ini, terdetik dalam setiap jiwa betapa cintaNya Allah menzahirkan kecintaanNya dengan keindahan kejadian manusia. Kerana CintaNya dilitupi wajah kita dengan pancaindera penglihatan, pendengaran dan perkataan.
Demi CintaNya dihalusi akal dengan fikiran, disempurnakan anggota dengan kecergasan, diatur organ dalaman dengan pelbagai sistem dan disediakan alam dengan haiwan dan tumbuhan. Maka ke mana cinta kita harus dipersembahkan? Tanpa CintaNya tiada ibu yang sanggup menanggung derita kandungan sembilan bulan, tiada ayah mampu memberi kasih sayang, tiada guru akan berkorban dan tiada rakan ingin bertaulan.
CintaNya mendahului cinta kita. Kenallah jika kita petah berucap bukankah itu CintaNya. Sekiranya kita boleh mendengar bukankah kerana CintaNya. Andai kita dapat melihat bukankah qudus CintaNya. Ya sememangnya anugerah itu dan anugerah ini milikNya Yang Maha Perkasa Lagi Maha Bijaksana.
Balaslah CintaNya yang maha luas ketidakterhinggaan hitungannya walaupun dengan sekelumit senyuman sabar atas segala qadha' dan qadarNya.
Semailah CintaNya yang maha tulus ketidakterhinggaan sucinya meskipun dengan sepatah kalimat "Allah" terucap hanya sekali sepanjang hayat kita.
Bajailah CintaNya yang maha sempurna ketidakterhinggaan bandingannya kendatipun dengan sedetik qiam tafakkur mengakui kekerdilan kita sebagai seorang hamba yang amat daif lagi naif.
Meski setinggi gunung ilmu kita tidak tertakrif maksud CintaNya.
Andai seluas lautan sedekah kita tidak terbalas CintaNya.
Meski seribu rakaat sehari solat kita tidak terhitung CintaNya.
Tidak akan mampu sebenarnya kita membandingkan CintaNya dengan cinta kita. Tiada perumpamaan CintaNya dan tiada perbandingan CintaNya. Kekal hanya CintaNya. Wujud CintaNya. CintaNya qadim. Wahdaniah CintaNya.
CintaiNya semampu kita hingga akhir nafas kurniaanNya.
Tuesday, May 19, 2009
Cahaya Atas cahaya
Demi masa yang hanya Allah sahaja berilmu tanpa sebarang sekutu sehingga benarlah firman Allah dalam hadis qudsi melalui junjungan mulia Rasulullah Sallallahualaihiwassallam "Akulah Zaman" . Maka sewajarlah manusia terutamanya kita yang Islam ini sedar hakikat masa yang tidak dapat tidak kita terus mensia-siakannya tanpa kita menghitung detik yang saban saat nafas anugerah Allah dihirup oleh organ ciptaan Dia Yang Maha Pelaksana dan Maha Bijaksana.
Demi masa yang Allah telah berfirman menciptakan dunia dalam 6 masa seperti marfhum Kitab Al-Quran. Manusia tidak akan dapat menghargai masa meskipun dia bekerja siang dan malam atau bertafakkur setiap saat kecuali bagi mereka yang beriman dan beramal salih dan berpesan - pesan dengan kebenaran dan dengan kesabaran.
Masa yang disediakan oleh Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang untuk semua manusia akan menjadi fatamorgana sekiranya manusia tidak beriman. Namun seandainya beriman tidak melaksanakan tuntutan suruhan dan larangan dianggap alpa. Meskipun sudah beriman dan istiqamah beramal tidak cukup untuk melengkapi keperluan masa tanpa menyampaikan kebenaran hakikat suruhan dan larangan. "Tabligh" salah satu daripada sifat wajib bagi Rasul menyampaikan yang hak menjadi tuntutan bagi setiap umatnya. Oleh yang demikian empat perkara di atas yang difirmankan oleh Allah dalam hanya satu Surah Al-Ashr wajib menjadi intipati kehidupan manusia di dunia ini.
Manusia masih lagi rugi jika tidak melaksanakan keempat-empat tuntutan Allah dalam setiap ketika terutamanya kesabaran. Sabar dalam beriman. Sabar dalam beramal. Sabar dalam menyampai kebenaran.
Masa merupakan cahaya kehidupan manusia. Memenuhi masa dengan empat perkara di atas bermaksud kehidupan manusia dilitupi cahaya. Sumber cahaya sebenar hanya Allah bagiNya Cahaya atas cahaya.
Tuesday, May 12, 2009
NUR IMAN
Tiga Cahaya Di Hari Kiamat
Di hari kiamat ada tiga cahaya yang berlainan :
* Cahaya yang pertama seperti bintang-bintang.
* Cahaya yang kedua seperti cahaya bulan.
* Cahaya yang ketiga seperti cahaya matahari.
Apabila ditanya cahaya apakah ini ? Lalu dijawab :
"Cahaya yang pertama ialah cahaya wajah-wajah manusia yang
ketika di dunia, mereka akan meninggalkan pekerjaan dan terus bersuci dan
mengambil air sembahyang apabila terdengar azan.
Yang kedua ialah cahaya wajah mereka yang mengambil air
sembahyang sebelum azan.
Cahaya yang ketiga ialah cahaya mereka seperti matahari.
Mereka di dunia sudah bersiap sedia di dalam masjid sebelum azan lagi."
Kala Jengking Neraka
Di hari kiamat akan keluar seekor binatang dari neraka jahanam yang
bernama "Huraisy" berasal dari anak kala jengking.
Besarnya Huraisy ini dari timur hingga ke barat. Panjangnya pula seperti
jarak langit dan bumi.
Malaikat Jibril bertanya : "Hai Huraisy! Engkau hendak ke mana dan siapa
yang kau cari?"
Huraisy pun menjawab, "Aku mahu mencari lima orang.
Pertama, orang yang meninggalkan sembahyang.
Kedua, orang yang tidak mahu keluarkan zakat.
Ketiga, orang yang derhaka kepada ibubapanya.
Keempat, orang yang bercakap tentang dunia di dalam masjid.
Kelima, orang yang suka minum arak."
Sampaikan kepada sekelian muslimin/muslimat yang lain semoga
menjadi pedoman hidup hingga keakhir hayat , Insya'Allah
Alangkah berbahagianya anda semua yang mempunyai anak lelaki dan dididik
pula melaungkan azan di mas jid2 maupun disurau2..Amin. Wasallam.
Semoga Allah merahmati kita semua dan mengampuni segala dosa2 kita yang
lalu dan hari ini. Azan adalah dakwah yang paling utama sekali kerana
ianya mengajak kita membuat kebaikan dan mengingati Allah swt. Secara
tidak sedar kita sentiasa didakwah sebanyak 5 X sehari. Cubalah hayati
setiap perkataan dan jawaplah seperti yang disarankan. Bagi orang yang
melaungkan azan pula jika dia berniat untuk seluruh alam (spt yang
disarankan olih Allah kepada Nabi Ibrahim alaihisallam) muazin itu akan
mendapat pahala umat islam seluruh alam yang bersolat pada hari itu.
begitulah kelebihannya yang Allah beri. Wassallam.
ADAB MENDENGAR AZAN
Kematian itu pasti menjelma. Hanya masa dan waktunya yang tidak kita
ketahui.Cuba kita amati. Mengapa kebanyakan orang yg nazak, hampir ajal
tidak dapat berkata apa-apa.. lidahnya kelu, keras dan hanya mimik
mukanya yang menahan kesakitan ' sakaratul maut' . Diriwayatkan sebuah
hadis yg bermaksud: "Hendaklah kamu mendiamkan diri ketika azan, jika
tidak Allah akan kelukan lidahnya ketika maut menghampirinya."
Ini jelas menunjukkan, kita disarankan agar mendiamkan diri, jangan
berkata apa-apa pun se mas a azan berkumandang . Sebagai orang beragama
Islam kita wajib menghormati azan Banyak fadhilatnya . Jika lagu kebangsaan kita diajar
agar berdiri tegak dan diamkan diri.
Mengapa ketika azan kita tidak boleh mendiamkan diri? Lantas sesiapa yang
berkata-kata ketika azan, Allah akan kelukan lidahnya ketika nazak . Kita
takut dengan kelunya lidah kita se mas a ajal hampir tiba maka kita
tidak dapat mengucap kalimah "Lailahaillallah. ." yang mana sesiapa yang
dapat mengucapkan kalimah ini ketika nyawanya akan dicabut Allah dgn
izinNya menjanjikan syurga untuk mereka. Dari itu marilah kita sama-sama
menghormati azan dan mohon kepada Allah supaya lidah ini tidak kelu
se mas a nyawa kitasedang dicabut.
"Ya Allah! Anugerahkanlah kematian kami dengan kematian yang baik
lagi mulia, lancarkan lidah kami mengucap kalimah "Lailahaillallah. .."
se mas a sakaratul maut menghampiri kami. Amin.. amin.. amin
Yarobbala'lamin.."
Monday, March 23, 2009
TIADA DAYA DAN UPAYA
Kita mungkin alpa dan tidak sedar dalam meneruskan perjalanan singkat singgah sebentar di bumi yang akan fana entah bila detiknya betapa usia ini dihabiskan untuk perkara-perkara yang tidak memberi menafaat kepada kehidupan abadi di akhirat nanti. Leka kita dibuai kesenangan anak isteri/suami hartabenda yang mungkin kita akui tetapi masih jauh hubungan kita dengan MAHA PENCIPTA. Namun DIA MAHA MENGASIHANI dalam kesibukan duniawi kita tidak langsung ingat kepadaNYA DIA sentiasa MENJAGA dan MEMERHATI kita. Sungguh MAHA PEMURAH Rabb kepada makhluk ciptaanNYA.
Sedih dan pilu seandainya kita membiarkan diri kita berlari jauh dari pandangan RABB. Marah dan parah sekiranya seluruh kehidupan kita hanya mengejar dunia yang akan punah dan musnah dalam ketentuan DIA.
Apalah salah satu saat kita memikirkan ketakterhinggaan rezeki yang dicurahkan oleh ALLAH yang tiada apa yang boleh kita balas meskipun SOLAT kita seribu kali sehari semalam, PUASA kita sepanjang tahun, SEDEKAH kita seisi dunia. Tidak terbayar segala yang kita miliki baik kedua biji bebola mata atau hanya setitik darah yang mengalir dalam tubuh kita. Fikirlah wahai manusia, kita didatangkan ke dunia dengan matlamat beribadah kepada DIA yang TIADA DIA SELAIN DIA, DIA ALLAH YANG MAHA ESA, DIA TANPA SEBARANG SEKUTU, SEMUA MAKHLUK BERKEHENDAK KEPADA NYA, TIADA SEUMPAMA SEUMPAMA DIA!
Oleh yang demikian kita tidak ada daya dan upaya di dunia ini meskipun kita diletakkan sebagai SULTAN, MAHARAJA, PERDANA MENTERI, PRESIDEN, KETUA KAMPUNG, PENGARAH atau seluruh isi dunia milik kita, kita akan mencari RABB bila kita meraung kesakitan akibat penyakit kronik, kita akan menemui YANG MAHA KAYA sekiranya kita ditimpa kepapaan dan kita akan berlutut kepada YANG MAHA BERKUASA bila tiba masa kita ditindas.
DAYA dan UPAYA hanya MILIK RABB YANG MAHA AGONG. Detik yang tiba ini jangan dipanjangkan lagi bermulalah menuju kepada NYA.
Pilihan milik kita jangan nanti dipersoalkan diakhirat nanti yang tidak ada mahkamah seadil MAHKAMAH AGONG di padang MAHSYAR yang tidak ada makhluk yang dapat terlepas dari melaluinya.

